
International Standard for Tuberculosis Care (ISTC) merupakan standar yang melengkapi guideline program penanggulangan tuberkulosis nasional yang konsisten dengan rekomendasi WHO. Standar tersebut bersifat internasional dan baru di launching pada bulan Februari 2006 dan direvisi 2009 serta dilaksanakan di Indonesia
International Standard for Tuberculosis Care (ISTC) terdiri dari 21 standar yaitu 6 standard untuk diagnosis, 7 standard untuk pengobatan, 4 standard untuk penanganan TB-HIV dan 4 standard yang berhubungan dengan kesehatan masyarakat. Adapun ke 21 standar tersebut adalah :
STANDARD UNTUK DIAGNOSIS
1. Setiap individu dengan batuk produktif selama 2-3 minggu atau lebih yang tidak dapat dipastikan penyebabnya harus dievaluasi untuk tuberkulosis.
2. Semua pasien yang diduga penderita TB paru ( dewasa, remaja dan anak-anak yang dapat mengeluarkan dahak) harus menjalani pemeriksaan sputum secara mikroskopis minimal 2 kali di lab yang kualitasnya terjamin. Bila memungkinkan minimal 1 kali pemeriksaan berasal dari sputum pagi hari
3. Semua pasien yang diduga tenderita TB ekstraparu ( dewasa, remaja dan anak ) harus menjalani pemeriksaan bahan yang didapat dari kelainan yang dicurigai. Bila tersedia fasiliti dan sumber daya, juga harus dilakukan biakan dan pemeriksaan histopatologi
4. Semua individu dengan foto toraks yang mencurigakan ke arah TB harus menjalani pemeriksaan dahak secara mikrobiologi
5. Diagnosis TB paru, BTA negatif harus berdasarkan kriteria berikut : negatif paling kurang pada 3(2) kali pemeriksaan (termasuk minimal 1 kali terhadap dahak pagi hari), foto toraks menunjukkan kelainan TB, tidak ada respons terhadap antibiotik spektrum luas (hindari pemakaian flurokuinolon karena mempunyai efek melawan M.tb sehingga memperlihatkan perbaikan sesaat). Bila ada fasiliti, pada kasus tersebut harus dilakukan pemeriksaan biakan. Pada pasien dengan atau di duga HIV, evaluasi diagnostik harus disegerakan dan jika bukti klinis sangat mendukung ke arah TB, pengobatan harus dimulai
6. Pada anak yang diduga menderita TB intratoraks (paru,pleura, KGB hilus/mediastinal ) sesuai dengan TB dan terdapat riwayat kontak atau uji tuberkulin/interferon gamma release assay positif. Pada pasien demikian, bila ada fasiliti harus dilakukan pemeriksaan biakan dari bahan yang berasal dari batuk, bilasan lambung atau induksi sputum.
STANDARD UNTUK PENGOBATAN
7. Setiap petugas yang mengobati pasien TB dianggap menjalankan fungsi kesehatan masyarakat yang tidak saja memberikan paduan obat yang sesuai tetapi juga dapat memantau kepatuhan berobat sekaligus menemukan kasus-kasus yang tidak patuh terhadap rejimen pengobatan. Dengan melakukan hal tersebut akan dapat menjamin kepatuhan hingga pengobatan selesai
8. Semua pasien (termasuk pasien HIV) yang belum pernah diobati harus diberikan panduan obat lini pertama yang disepakati secara internasional menggunakan obat yang biovaibilitinya sudah diketahui. Fase awal terdiri dari INH, rifampisin, pirazinamid dan etambutol diberikan selama 2 bulan. Fase lanjutan yang dianjurkan adalah INH dan rifampisin yang selama 4 bulan.
Pemberian INH dan etambutol selama 6 bulan merupakan paduan alternatif untuk fase lanjutan pada kasus yang keteraturannya tidak dapat dinilai tetapi terdapat angka kegagalan dan kekambuhan yang tinggi dihubungkan dengan pemberian alternatif tersebut diatas khususnya pada pasien HIV.
Dosis obat antituberkulosis ini harus mengikuti rekomendasi internasional. Fixed dose combination yang terdiri dari 2 obat yaitu INH dan rifampisin ,yang terdiri dari 3 obat yaitu INH, rifampisin, pirazinamid dan yang terdiri dari 4 obat yaitu INH, rifampisin, pirazinamid dan etambutol sangat dianjurkan khususnya bila tidak dilakukan pengawasan langsung saat menelan obat.
Pengukuran ini dibuat khusus untuk keadaan masing-masing individu dan dapat diterima baik oleh pasien maupun pemberi pelayanan. Pengukuran tersebut salah satunya termasuk pengawasan langsung minum obat oleh PMO ( untuk TB dan jika memungkinkan untuk HIV ) yang dapat diterima oleh pasien dan sistem kesehatan serta bertanggung jawab kepada pasien dan sistem kesehatan.
10. Respons terapi semua pasien harus dimonitor. Pada pasien TB paru penilaian terbaik adalah dengan pemeriksaan sputum ulang (2x) paling kurang pada saat menyelesaikan fase awal (2 bulan), bulan kelima dan pada akhir pengobatan. Pasien dengan BTA+ pada bulan kelima pengobatan dianggap sebagai gagal terapi dan diberikan obat dengan modifikasi yang tepat (sesuai standar 14 dan 15).
Penilai respons terapi pada pasien TB paru ekstra paru dan anak-anak, paling baik dinilai secara klinis.Pemeriksaan foto toraks untuk evaluasi tidak diperlukan dan dapat menyesatkan (misleading).
11. Penilaian kemungkinan resistensi obat, berdasarkan riwayat pengobatan terdahulu, pajanan dengan sumber yang mungkin resisten obat dan prevalensi resistensi obat dalam masyarakat seharusnya dilakukan pada awal pengobatan untuk semua pasien. Uji sensiviti obat seharusnya dilakukan pada awal pengobatan untuk semua pasien yang sebelumnya pernah diobati.
Pasien yang apus dahak tetap positif setelah pengobatan tiga bulan selesai dan pasien gagal pengobatan, putus obat, atau kasus kambuh setelah pengobatan harus selalu dinilai terhadap resistensi obat.
Untuk pasien dengan kemungkinan resistensi obat, biakan dan uji sensitiviti/resistensi obat setidaknya terhadap isoniazid dan rifampisin seharusnya dilaksanakan segera untuk meminimilkan kemungkinan penularan.
Cara-cara pengenalian infeksi yang memadai seharusnya dilakukan sesuai tempat pelayanan.
12. Pasien yang menderita atau kemungkinan besar menderita tuberkulosis yang disebabkan kuman resisten obat (khususnya MDR/XDR) seharusnya diobati dengan panduan obat khusus yang mengandung obat anti tuberkulosis lini kedua. Panduan obat yang dipilih dapat distandarisasi atau sesuai pola sensitiviti obat berdasarkan dugaan atau yang telah terbukti. Paling tidak harus digunakan empat obat yang masih efektif, termasuk obat suntik, harus diberikan paling tidak 18 bulan setalah konversi biakan. Cara-cara yang berpihak kepada pasien disyaratkan untuk memastikan kepatuhan pasien terhadap pengobatan. Konsultasi dengan penyelenggara pelayanan yang berpengalaman dalam pengobatan pasien dengan MDR/XDR TB harus dilakukan
13. Rekaman tertulis tentang pengobatan yang diberikan, respons bakteriologis, dan efek samping seharusnya disimpan untuk semua pasien.
STANDAR UNTUK PENANGANAN INFEKSI HIV DAN KONDISI KOMORBID LAIN
14. Uji HIV dan konseling harus dirokemendasikan pada semua pasien yang menderita atau yang diduga menderita tuberkulosis. Pemeriksaan ini merupakan bagian penting dari manajemen rutin bagi semua pasien di daerah dengan prevalensi infeksi HIV yang tinggi dalam polulasi umum, pasien dengan gejala dan/atau tanda kondisi yang berhubungan HIV, dan pasien dengan riwayat risiko tinggi terpajan HIV. Mengingat terdapat hubungan yang erat antara tuberkulosis dan infeksi HIV, pada daerah dengan prevalensi yang tinggi pendekatan yang terintegrasi direkomendasikan untuk pencegahan dan penatalaksanaan kedua infeksi.
15. Semua pasien dengan tuberkulosis dan infeksi HIV seharusnya dievaluasi untuk menentukan perlu/tidaknya pengobatan anti retroviral diberikan selama masa pengobatan tuberkulosis. Perencanaan yang tepat untuk mengakses obat anti retroviral seharusnya dibuat untuk pasien yang memenuhi indikasi. Bagaimanapun juga pelaksanaan pengobatan tuberkulosis tidak boleh ditunda. Pasien tuberkulosis dan infeksi HIV juga seharusnya diberi kotrimoksazol sebagai pencegahan infeksi lainnya.
16. Pasien dengan infeksi HIV yang, setelah dievaluasi dengan seksama, tidak menderita tuberkulosis aktif seharusnya diobati sebagai infeksi selama 6-9 bulan.
17.Semua penyelenggara kesehatan harus melakukan penilaian yang menyeluruh terhadap kondisi komorbid yang dapat mempengaruhi respons atau hasil pengobatan tuberkulosis. Saat rencana pengobatan mulai diterapkan, penyelenggara kesehatan harus mengidentifikasi layanan-layanan tambahan yang dapat mendukung hasil yang optimal bagi semua pasien dan menambahkan layanan-layanan ini pada rencana penatalaksanaan. Rencana ini harus mencakup penilaian dan perujukan pengobatan untuk penatalaksanaan penyakit lain dengan perhatian khusus pada penyakit-penyakit yang mempengaruhi hasil pengobatan, seperti diabetes mellitus,
Program berhenti merokok, dan layanan pendukung psikososil lain, atau layanan-layanan seperti perawatan selama masa kehamilan atau setelah melahirkan.
STANDAR UNTUK KESEHATAN MASYARAKAT
18. Semua penyelenggara pelayanan untuk pasien tuberkulosis seharusnya memastikan bahwa semua orang yang mempunyai kontak erat dengan pasien tuberkulosis menular seharusnya dievaluasi dan ditatalaksana sesuai dengan rekomendasi internasional. Penentuan prioritas penyelidikan kontak didasarkan pada kecendrungan bahwa kontak :
1) menderita tuberkulosis yang tidak terdiagnosis;
2) berisiko tinggi menderita tuberkulosis berat jika terinfeksi;
3) berisiko menderita tuberkulosis berat jika penyakit berkembang; dan
4) berisiko tinggi terinfeksi oleh pasien.
Prioritas tertinggi evaluasi kontak adalah :
– Orang dengan gejala yang mendukung ke arah tuberkulosis
– Anak berusisa <5 tahun – Kontak yang menderita atau diduga menderita imunokompromais, khususnya infeksi HIV – Kontak dengan pasien MDR/XDR TB. Kontak erat lainnya merupakan kelompok prioritas yang lebih rendah. 19. Anak berusia <5 tahun dan individu semua usia dengan infeksi HIV yang memiliki kontak erat dengan pasien tuberkulosis dan setelah dievaluasi dengan seksama, tidak menderita tuberkulosis aktif, harus diobati sebagai infeksi laten tuberkulosis dengan isoniazid. 20. Setiap fasiliti pelayanan kesehatan yang menangani pasien yang menderita atau diduga menderita tuberkulosis harus mengembangkan dan menjalankan rencana pengendalian infeksi tuberkulosis yang memadai. 21. Semua penyelenggara pelayanan kesehatan harus melaporkan kasus tuberkulosis baru maupun kasus pengobatan ulang serta hasil pengobatannya ke kantor Dinas kesehatan setempat sesuai dengan peraturan hukum dan kebijaksanaan yang berlaku. Sumber : Materi dalam Simposium TB Update di Pandeglang 08 April 2010 yang dibawakan oleh Dr. Hj. Tintin Martini,Sp.P sebagai pembicara.
STANDAR INTERNASIONAL UNTUK PENANGGULANGAN TB
Diposting oleh Aep SaepudinTramadol dan Therapi Neurophatic Pain
Diposting oleh Aep Saepudin
Kalbe.co.id - Nyeri neuropatik yang disebabkan oleh berbagai gangguan pada saraf perifer dan sentral, merupakan masalah yang kompleks akibat derajat keparahannya, kronisitasnya dan resistansinya terhadap obat analgesik sederhana. Nyeri neuropatik mengenai 2-3% dari populasi, membutuhkan biaya pengobatan yang mahal dan sangat menyulitkan bagi individu yang mengalaminya.
Diagnosis nyeri neuropatik terutama berdasarkan pada anamnesa (misalnya, kualitas nyeri yang khas dan gangguan yang mendasari timbulnya nyeri) dan hasil pemeriksaan fisik (misalnya pola kelainan sensorik); namun, beberapa pemeriksaan terkadang dapat membantu penegakkan diagnosis nyeri neuropatik. Terdapat beberapa mekanisme patofisiologi terjadinya nyeri neuropatik, yaitu: upregulasi sodium dan calcium channel, hipereksitabilitas spinal, descending facilitation dan interaksi sistem saraf simpatis-somatis yang abnormal.
Penanganan nyeri neuropatik biasanya hanya bersifat paliatif dan termasuk diantaranya adalah: terapi non farmakologik konvensional, obat-obatan dan intervensi yang lebih invasif (misalnya stimulasi medulla spinalis). Terapi per individu memerlukan pertimbangan terhadap dampak fungsional dari nyeri neuropatik (misalnya depresi, disabilitas), evaluasi berkelanjutan, riwayat pendidikan pasien, reassurance dan rujukan ke dokter spesialis.
Berikut ini studi terbaru mengenai penggunaan tramadol untuk penanganan nyeri neuropatik akibat trauma medulla spinalis.
Tujuan: untuk mengetahui efikasi dan keamanan tramadol dalam penanganan nyeri neuropatik setelah trauma pada medulla spinalis.
Metode:
* Merupakan studi dengan pembanding plasebo, tersamar ganda dan acak yang melibatkan 36 pasien dengan trauma medulla spinalis dan nyeri neuropatik.
* 35 pasien dimasukkan dalam analisa intention-to-treat berdasarkan pada seluruh pasien setidaknya mendapatkan 1 dosis dari obat yang diuji.
* Pada populasi intention-to-treat, 23 pasien secara acak mendapatkan tramadol 50 mg, 3 x/hari dan 12 pasien mendapatkan plasebo 1 tablet, 3 x/hari selama 4 minggu.
Hasil:
* 4 minggu setelah diberikan terapi, derajat nyeri menurun pada kelompok tramadol dibandingkan dengan plasebo. Skor keparahan nyeri Multidimensional Pain Inventory juga mengalami penurunan pada kelompok tramadol.
* Tidak terdapat perbedaan dampak nyeri yang dialami pada kedua kelompok.
* Efek samping yang menyebabkan penghentian terapi terjadi pada kelompok tramadol sebesar 43% dan 17% pada kelompok plasebo.
Kesimpulan: tramadol dapat digunakan pada nyeri neuropatik pasca trauma medulla spinalis setelah penggunaan gabapentin/pregabalin, dimana antidepresan trisiklik tidak memberikan hasil yang memuaskan. Pemberian tramadol harus dititrasi secara bertahap dan berdasarkan respon masing-masing individu, untuk meminimalkan risiko timbulnya efek samping.
www.kalbe.co.id
Bisa Isi Pulsa Sendiri, Bisa Jual Pulsa, Bisa Dapat Bonus 5 juta/bulan
Diposting oleh Aep Saepudin
PT. Dynasis Golden Infinity berbagi Kesempatan untuk Meraih Kesuksesan Bersama Anda & Orang-orang di Sekitar Anda
Program pembelian Pulsa Elektrik dengan konsep Viral Marketing murni. Anda berpeluang mendapatkan penghasilan tambahan hanya dengan mengubah cara Anda berbelanja pulsa.
Keunggulan Sistem Viral Marketing DYNASIS:
-Tidak ada biaya pendaftaran (GRATIS).
-Tanpa iuran bulanan maupun target penjualan.
-Harga sama dengan harga pasar.
-Tidak ada sistem peringkat.
-Tidak dibutuhkan keahlian menjual.
-Hanya membeli pulsa sebatas kebutuhan sehari-hari.
-Tidak ada seminar/pelatihan khusus.
-Potensi mendapatkan residual income.
Tell Your Friends (TYF) Reward Program
1.BV (Business Value) : margin antara Harga Pulsa dengan HPP (Harga Pokok Pembelian). Jumlah BV berbeda-beda untuk setiap operator selular dan untuk setiap nominal pulsa.
2.Anda (Level-0) akan mendapatkan Cash Back sebesar 10% BV dari setiap transaksi pengisian pulsa yang Anda lakukan.
3.Jumlah member yang dapat Anda sponsori langsung (Level-1) tidak dibatasi.
4.Bonus kedalaman dibatasi sampai dengan Level-10 efektif (compressed system).
5.Syarat untuk mendapatkan bonus: setiap bulan melakukan minimal satu kali transaksi pengisian pulsa (nominal bebas).
Contoh 1: Mengajak 3 Orang Teman
Asumsi:
1.Bulan pertama Anda hanya merekrut 3 orang, selanjutnya tidak merekrut lagi (sebetulnya tidak dibatasi).
2.Jaringan member Anda juga melakukan hal yang sama (terduplikasi sempurna) sampai Level-10.
3.Setiap member hanya melakukan 1 kali Trx/bulan, dengan nominal sebesar Rp10.000/orang.
4.BV (Business Value) sebesar Rp1.000/Trx.
5.Bonus Trx Level-1 s/d Level-10 (6% BV) = Rp60.
6.Bonus Trx Level-0 (pemakaian pribadi) diabaikan.
Maka bonus Anda pada bulan ke-10 adalah Rp 5.314.320/bulan.
Contoh 2: Mengajak 5 Orang Teman
Asumsi:
1.Bulan pertama Anda hanya merekrut 5 orang, selanjutnya tidak merekrut lagi (sebetulnya tidak dibatasi).
2.Jaringan member Anda juga melakukan hal yang sama (terduplikasi sempurna) sampai Level-10.
3.Asumsi selanjutnya idem.
Maka bonus Anda pada bulan ke-10 adalah Rp 732.421.800/bulan.
Pada kenyataannya, rata-rata orang menggunakan pulsa lebih dari Rp10.000 / bulan.
Anda bisa mengikuti Bisnis Dynasis viral marketing ini dengan dengan cara membaca sampai selesai penjelasan (postingan)di bawah ini atau bisa juga bergabung dengan web replika calon sponsor anda di http://www.klikdynasis.net/?id=ae221
Cara Dan Ketentuan Menjadi Member DYNASIS
1.Registrasi via SMS dilakukan oleh calon sponsor.
Calon Sponsor Anda Saat Ini adalah Aep Saepudin dengan no. hp 085223523032
Cara Registrasi adalah dengan mengetik sms sbb:
Reg titik no hp anda titik nama anda titik nama bank anda titik no rekening anda
Contoh : reg.085233145672.budi santoso.bca.3432849323
Jika anda tidak memiliki rekening bank maka format penulisan sbb:
contoh : reg.085233145672.budi santoso.-.-
Kirim sms anda ke no hp sponsor anda yaitu 085223523032
Setelah sponsor anda menerima sms dari anda maka sponsor anda akan mengirimkan sms langsung ke dynasis untuk mengaktifkan keanggotaan anda.
Sebagai tindak lanjutnya dynasis akan mengirimkan sms yang berisi No ID dan PIN anda yang bisa anda gunakan untuk mengisi pulsa anda sendiri atau pun menjual pulsa ke orang lain setelah anda memiliki deposit di dynasis. No ID dan PIN anda juga bisa digunkakan untuk login di www.dynasis.net
Ingat:’’ Dynasis tidak memungut biaya registrasi tetapi anda hanya dikenakan biaya sms standar (tarif sms tergantung operator seluler)”.
Setelah keanggotaan anda aktif anda diharapkan untuk mendownload buku-buku panduan dynasis gratis di link download yang ada di member area www.dynasis.net guna penjelasan lebih lanjut
2.Membeli deposit dengan jumlah bebas
3.Melakukan Transaksi (nominalisasi deposit menjadi pulsa) minimal satu kali setiap bulan, dengan nominal pulsa bebas.
4.Jika tidak melakukan transaksi dalam 1 (satu) bulan, maka member yang bersangkutan tidak akan menerima bonus pada bulan tersebut.
5.Jika tidak melakukan transaksi selama 3 (tiga) bulan berturut-turut, maka status membernya akan hangus, dan semua jaringannya akan dipindahkan ke sponsornya.
6.Bonus TYF Reward Program secara otomatis akan ditransfer setiap bulan dalam bentuk deposit.
7.Bonus dapat diuangkan dengan cara mengirim request via SMS setiap bulannya.
8.Pembukuan transaksi member setiap bulan dihitung mulai dari tanggal 1 (satu) sampai dengan akhir bulan. Bonus yang diuangkan akan ditransfer ke rekening-bank member (jika jumlahnya minimal Rp 50.000,-) atau dapat diambil cash ke kantor Dynasis mulai tanggal 15 setiap bulan.
9.Setiap ID keanggotaan dapat menampung maksimal 5 (lima) nomor telepon yang berbeda.
10.Setiap member diharapkan untuk melengkapi Data Pribadi dengan sebenar-benarnya via Web www.dynasis.net
Hal-hal yang Perlu Diperhatikan:
-Kartu seluler Anda harus dalam masa aktif dan memiliki pulsa.
-SEGERA isi deposit Anda karena setiap SMS balasan dari Dynasis akan mengurangi deposit Anda sebesar Rp50, termasuk SMS yang “Salah Format”. Gunakanlah menu SMS dengan bijak!
-SMS balasan Transaksi (isi pulsa) dan Transfer Antarmember tidak memotong deposit (GRATIS).
-Biaya SMS sesuai dengan tarif operator GSM/CDMA yang Anda gunakan.
-SEGERA ganti PIN standar Anda dan jangan diberitahukan kepada pihak lain.
-Hapus setiap pesan di OUTBOX/SENT ITEM pada Ponsel yang memuat PIN Anda. DYNASIS TIDAK BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP PENYALAHGUNAAN PIN ANDA OLEH PIHAK LAIN.
Setelah keanggotaan anda aktif Semua perintah SMS dilakukan menggunakan Ponsel yang telah terdaftar sebagai member Dynasis dan dikirim ke nomor SMS Center.
Nomor SMS Center :
0858 5522 7666 / 0856 5200 6969 Pengguna INDOSAT
0813 3369 7666 / 0852 3310 6969 Pengguna TELKOMSEL
0817 0395 7666 / 0818 0310 6969 Pengguna XL
0341 706 6969 Pengguna FLEXI
0341 993 7666 Pengguna ESIA
0899 393 7666 Pengguna THREE (3)
Rekening DYNASIS :
BCA : 81 6050 0728 a/n M. Shaffan Zain
BNI : 00 3954 1683 a/n M. Shaffan Zain
Mandiri : 144 000 90222 00 a/n PT. Dynasis Golden Infinity
Cara Mengisi DEPOSIT :
a.Bayar Tunai ke Kantor DYNASIS/tempat yang ditunjuk
b.Transfer DEPOSIT antar member
c.Transfer via ATM; m-Banking; Internet Banking
Tambahkan 3 digit terakhir No.ID anda pada jumlah setoran.
Mis: No.ID BU002; deposit 50.000, maka setorlah Rp 50.002
Setelah transfer, lakukan konfirmasi via SMS sbb:
Info titik Dep titik Tgl Transfer. Titik jam transfer titik Bank Tujuan titik No Rek anda titik Nama Anda titik Jumlah transfer titik No ID titik PIN Anda
Contoh:
info.dep.220407.1345.bca.4720090678.Budi Santoso.50002.BU002.1234
Ingat: “ tidak boleh ada spasi kecuali nama anda, besar kecil huruf tidak masalah
d.Transfer via Teller; Setoran Tunai ke Bank
Tambahkan berita: deposit
Mis: deposit BU002
Setelah menyetor, lakukan konfirmasi via SMS sbb:
Info titik Dep titik Tgl Transfer titik Jam transfer titik Bank tujuan titik Tunai titik Jumlah transfer titik Berita titik PIN anda
Contoh:
info.dep.220407.1345.bca.tunai.50000.deposit BU002.1234
Ingat: “ tidak boleh ada spasi kecuali nama anda, besar kecil huruf tidak masalah
DYNASIS GOLDEN INFINITY
OFFICE: Griya Shanta K-407 Malang 65142
Telp: 0341-496299 Fax: 0341-402843
Customer Care: 0888.382.6969(Fren); 0341.6342.666(Star One)
08180.5141.666(XL); 0899.0322.666(Three); 0341.9961.666(Esia)
08585.5564.666(Indosat); 0812.3303.6666(Telkomsel)
http://www.dynasis.net & http://www.klikdynasis.net
http://forum.klikdynasis.net
Sekilas Tentang Flu Babi
Diposting oleh Aep Saepudin
Virus flu kembali merajalela. Jika kita di Indonesia selalu dihantui virus flu burung (H5N1) sejak beberapa tahun terakhir, maka di bulan April ini, sekitar seribu orang di Meksiko terinfeksi virus flu babi (H1N1), 60 orang diantaranya meninggal dunia. Tidak hanya itu, virus yang sama juga telah mencapai Texas dan California, dimana 8 orang positif terinfeksi. Flu babi disebabkan oleh virus influensa tipe A, seperti semua virus influenza, virus flu babi terus berubah. Babi dapat terinfeksi oleh flu burung dan virus influenza manusia serta virus influenza babi.
Ketika virus influenza yang berbeda dari spesies menulari babi, virus yang dapat reassort (yakni swap gen) dan virus baru yang merupakan gabungan dari babi, manusia dan / atau virus avian influenza dapat muncul. Selama bertahun-tahun, berbagai variasi dari virus flu babi telah muncul. Pada saat ini, terdapat empat jenis utama influenza A virus subtypes yang telah diisolasikan di babi: H1N1, H1N2, H3N2, dan H3N1. Namun, sebagian besar baru-baru ini terisolasi virus influenza dari babi adalah H1N1 virus.
Penularan
Babi sebagai sumber flu babi memiliki keunikan. Hewan ini tidak hanya dapat terinfeksi oleh virus flu babi, tapi juga virus flu yang berasal dari unggas dan virus flu manusia. Saat virus flu dari spesies yang berbeda menginfeksi babi, virus-virus tersebut dapat saling berkombinasi (tukar menukar elemen genetik) sehingga muncul virus baru. Saat ini dikenal empat macam virus flu babi yaitu H1N1, H1N2, H3N2, dan H3N1. Tetapi yang belakangan banyak ditemukan adalah jenis H1N1.
Virus H1N1 sejatinya hanya mengenai babi, tetapi karena adanya mutasi maka virus ini berubah sifat sehingga mampu menginfeksi manusia. Parahnya lagi, tidak seperti virus flu burung (H5N1) yang tidak ditularkan dari manusia ke manusia, virus flu babi H1N1 dapat menyebar dari orang ke orang.
Penularan dari babi ke manusia terjadi karena adanya kontak dengan babi yang terinfeksi atau kontak dengan benda-benda yang telah terkontaminasi. Sedangkan penularan dari manusia ke manusia hampir sama dengan cara penularan flu biasa, yaitu melalui batuk atau bersin. Manusia juga dapat terinfeksi karena menyentuh benda yang telah terkontaminasi virus flu babi dari dari orang lain, kemudian memegang mulut atau hidungnya.
Gejala flu babi :
1. Demam yang muncul tiba-tiba
2. Batuk
3. Nyeri otot
4. Sakit tenggorokan
5. Kelelahan yang berlebihan
6. Penderita muntah-muntah dan diare
Selain itu dapat dijumpai sesak napas (gagal napas). Kematian biasanya terjadi akibat adanya kegagalan pernapasan.
Pada babi yang terkena virus H1N1, gejala biasanya berupa peningkatan suhu tubuh, depresi, batuk, keluar cairan dari hidung atau mata, bersin, susah bernapas, mata merah, dan tidak mau makan.
Pencegahan Penting
Obat flu babi sama dengan obat yang digunakan untuk flu biasa atau flu burung. CDC merekomendasikan obat antivirus oseltamivir (Tamiflu) atau zanamivir. Hanya saja, obat ini lebih efektif jika diberikan pada tahap dini perjalanan penyakit, saat kerusakan pada sel paru-paru belum terlalu parah.
Belum ada vaksin yang dapat melindungi manusia agar tidak terkena flu babi. Oleh karena itu, langkah pencegahan untuk membatasi penularan sangat penting. Berikut tindakan yang perlu diambil untuk mengurangi risiko penularan jika Anda sedang berada di daerah wabah flu babi :
1. Menutup hidung dan mulut dengan tissue saat batuk atau bersin. Membuang tissue ke tempat sampah setelah digunakan.
2. Mencuci tangan dengan sabun dan air, terutama setelah batuk atau bersin. Tissue yang mengandung alkohol juga dapat digunakan.
3. Menghindari kontak erat dengan orang yang sakit flu.
4. Jika sakit, hendaknya tetap berada di rumah, tidak pergi bekerja atau ke sekolah, agar tidak menginfeksi orang lain.
5. Menghindari menyentuh mata, hidung, atau mulut. Virus menular lewat bagian tubuh tersebut.
Demam Dengue
Diposting oleh Aep Saepudin
Apa yang dimaksud Demam Dengue?
Infeksi dengue disebabkan oleh virus. Biasanya muncul dalam bentuk demam.
Kadang-kadang pasien yang menderita dengue akan mengalami perdarahan.
Daerah-daerah perdarahan yang umum terjadi adalah di hidung, gusi atau kulit.
Terkadang pasien mengeluarkan muntah hitam seperti kopi dan juga tinja berwarna hitam. Ini menandakan adanya perdarahan pada pencernaan yang serius. Pasien dengue yang disertai dengan perdarahan disebut Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) atau Demam Berdarah. Terkadang penderita dengue akan mengalami shock; ini disebut DSS (Dengue Shock Syndrome).
Kapan kita mencurigai Dengue?
Dengue harus dicurigai pada saat kita terkena demam secara mendadak. Demam tinggi sekitar 103-105ºF atau 39-40ºC yang disertai sakit kepala hebat (umumnya di dahi), sakit di belakang mata, badan ngilu dan sakit, bercak merah di kulit serta mual atau muntah.
Demam akan terjadi selama 5-7 hari. Pada beberapa pasien, panas akan turun di hari ke-3 atau ke-4 tetapi hari berikutnya naik lagi. Semua gejala dan tanda-tanda di atas terkadang tidak timbul pada penderita. Pasien merasa sangat tidak nyaman setelah sakit.
Ada bermacam tipe demam, kapan harus mencurigai Dengue?
Ciri khas Dengue yang membedakannya dari demam lainnya adalah sakit di belakang mata, nyeri otot, nyeri sendi, dan bercak merah di kulit. Dari tanda-tanda diatas dapat ditegakkan diagnosa kemungkinan terkena Dengue. Rasa sangat nyeri pada sendi yang disebabkan oleh demam Dengue itulah yang menjadikan alasan demam Dengue disebut juga Demam Patah-Tulang.
Bagaimana seseorang dapat terkena Demam Dengue?
Demam Dengue terjadi setelah seseorang digigit nyamuk Aedes aegypti yang terinfeksi. Nyamuk jenis ini mempunyai bintik-bintik putih pada badan dan kakinya yang mudah dikenal orang biasa. Nyamuk ini berkembang biak di air yang jernih dan hanya mampu terbang sejauh 100 – 200 meter. Nyamuk mendapatkan virus dengue setelah menggigit orang yang terinfeksi virus dengue.
Dapatkah saya tertular demam dengue langsung dari orang lain?
Demam dengue tidak menular secara langsung dari orang ke orang. Demam dengue
hanya menular melalui gigitan nyamuk yang telah terinfeksi.
Kapan gejala dengue timbul setelah terkena infeksi?
Setelah virus masuk ke dalam tubuh seseorang, virus akan berkembang biak (memperbanyak diri) di dalam kelenjar limfa. Gejala akan timbul setelah virus memperbanyak diri. Hal ini terjadi sekitar 4-6 hari (rata-rata) setelah virus masuk ke dalam tubuh manusia.
Dapatkah seseorang menderita dengue tanpa gejala?
Dapat. Ada banyak orang yang terinfeksi oleh virus tetapi tidak menunjukkan tanda atau gejala mengalami penyakit. Untuk setiap pasien yang mengalami tanda dan gejala terinfeksi virus dengue, mungkin terdapat 4 – 5 orang lain yang tidak mengalami, atau mengalami gejala yang ringan saja.
Bagaimana pengobatannya? Dapatkah disembuhkan?
Seperti juga penyakit virus lainnya tidak ada pengobatan khusus untuk demam dengue.
Antibiotik tidak dapat membantu. Paracetamol (yang dapat dibeli tanpa resep) adalah obat pilihan utama untuk menurunkan panas dan sakit sendi. Obat lain seperti Aspirin dan Brufen harus dihindari karena bisa meningkatkan resiko perdarahan. Dokter harus hati-hati ketika memberikan resep obat. Obat yang bisa menurunkan trombosit harus dihindari.
Dapatkah dengue menjadi berbahaya?
Infeksi dapat menjadi berbahaya jika mengakibatkan kerusakan pada dinding pembuluh darah.
Kerusakan dimulai dari meningkatnya permeabilitas dinding pembuluh darah, yang mengakibatkan merembesnya cairan darah/ plasma menuju berbagai organ, sampai dengan pecahnya pembuluh darah yang berakibat timbulnya perdarahan.
Tanda dan gejala Demam Dengue Berdarah dan Sindrom Shock Dengue berhubungan dengan kerusakan pembuluh darah dan kelainan fungsi dari komponen pembeku dalam darah.
Dapatkah orang meninggal karena demam dengue?
Orang yang menderita demam dengue tidak punya resiko meninggal tetapi beberapa dari demam ini yang telah berlanjut menjadi Demam Berdarah (DHF) atau Shock (DSS) dapat mengakibatkan meninggal. Dengan penanganan yang baik penderita DHF dan DSS bisa diatasi dan bisa disembuhkan.
Penanganan yang baik dan tepat waktu (dini) dapat menyelamatkan banyak jiwa.
Kapan harusnya pasien demam Dengue pergi ke rumah sakit atau konsul ke dokter?
Umumnya perkembangan ke arah dengue hemorrhagic atau dengue shock syndrome terjadi setelah 3-5 hari mengalami demam. Pada saat itu, biasanya demam menurun.
Hal ini dapat mengecoh kita yang menyangka bahwa penyakit tersebut menuju
kesembuhan.
Sebenarnya ini adalah saat yang paling berbahaya yang memerlukan kewaspadaan bagi petugas yang merawat. Tanda dan gejala yang harus diperhatikan adalah sakit perut yang hebat, muntah terus menerus, perdarahan di kulit yang tampak berupa bercak kecil merah atau keunguan, hidung berdarah, gusi berdarah, tinja berwarna hitam seperti arang.
Bawa segera penderita ke rumah sakit jika ada dua gejala utama di atas yaitu nyeri di dalam perut dan adanya muntah-muntah yang berkepanjangan. Biasanya akan terlambat jika kita menunggu sampai terjadi perdarahan.
Jenis dengue yang paling berbahaya adalah sindrom DSS (Dengue Shock Syndrome).
Tanda tandanya adalah rasa sangat haus, kulit pucat dan dingin (karena tekanan darah sangat rendah), gelisah dan lemah.
Sejenis vaksin telah dibuat untuk mencegah demam dengue tetapi masih dalam tahap uji coba. Saat ini belum dipasarkan. Kemajuan teknologi akan membantu mencegah demam dengue dengan vaksinasi dalam beberapa tahun ke depan.
Apakah ada efek jangka panjang dari demam dengue?
Kebanyakan penderita demam dengue sembuh dalam waktu 1-2 minggu. Sebagian penderita akan merasa lelah untuk beberapa minggu.
Namun, jika gejala masih menetap setelah masa tersebut, agar menghubungi dokter.
Dimana biasanya nyamuk penyebar dengue hidup?
Kebanyakan nyamuk Aedes aegypti hidup di dalam rumah, di kloset, dan ditempat-tempat yang gelap. Di luar rumah nyamuk tersebut akan hidup di tempat yang dingin dan terlindung matahari. Nyamuk betina akan bertelur di dalam air yang tergenang di dalam dan sekitar rumah dan daerah pemukiman lain. Telur-telur ini akan berkembang menjadi larva dan kemudian berubah menjadi bentuk dewasa dalam 10 hari.
Bagaimana mengurangi berkembang biaknya nyamuk?
Nyamuk dengue berkembang biak dalam air yang tergenang dan terbuka. Tempat yang cocok untuk berkembang biak adalah tong, drum, pot, baskom, ember, vas bunga, batang/daun tanaman, bekas piring, tangki, botol buangan, kaleng, ban bekas, air pendingin, dll.
Mencegah nyamuk agar tidak berkembang biak, alirkan air keluar dari penampung AC window, bak air, tong, dll. Buang semua benda-benda yang dapat menampung air (seperti bekas tanaman, dll) dari rumah dan sekitarnya. Kumpulkan dan hancurkan benda-benda yang dapat menampung air seperti botol-botol, tempat plastik,kaleng, ban bekas, dll.
Jika tidak mungkin membuang air atau tidak dapat menutupnya dengan sempurna, gunakan TEMEPHOS, sejenis insektisida, (dengan merek dagang Abate) 1 ppm (persejuta bagian) sesuai petunjuk setempat untuk mencegah larva berkembang menjadi dewasa.
Bagaimana mencegah gigitan nyamuk agar terhindar dengue?
Kita tidak bisa membedakan apakah nyamuk itu mengandung virus dengue atau tidak.
Karena itu setiap orang harus melindungi dirinya dari gigitan nyamuk.
Nyamuk dengue menggigit manusia pada siang hari. Keseringannya adalah pada saat 2 jam setelah matahari terbit dan sebelum matahari terbenam.
Kenakan pakaian yang menutupi seluruh tubuh agar tidak digigit nyamuk. Oleskan anti gigitan nyamuk – hati-hati menggunakannya pada anak-anak dan orang tua.
Alat-alat lainnya seperti coils, alas berlistrik pengusir nyamuk juga dapat digunakan pada siang hari.
Gunakan kelambu untuk melindungi anak-anak, orang tua dan yang tidur di siang hari.
Manfaat kelambu dapat ditingkatkan dengan memberi insektisida pyrethroid (permethrin). Kelambu seperti ini banyak digunakan dalam pencegahan penyakit malaria.
Adakah nasihat bagi penderita demam dengue untuk mencegah penyebaran kepada orang lain?
Penyebaran dengue dapat terjadi dari pasien ke orang lain melalui gigitan nyamuk. Pasien harus dilindungi dari gigitan nyamuk. Ini dapat dilakukan dengan melindungi pasien menggunakan kelambu. Anti gigitan nyamuk (repellents) yang efektif dapat mencegah pasien digigit nyamuk sehingga nyamuk tidak dapat menyebarkan penyakit ke orang lain.
Apakah yang harus dilakukan dokter untuk menangani dengue?
Pasien yang diduga terkena demam dengue berdarah atau dengue shock syndrome harus segera dirawat di rumah sakit, jangan ditunda.
Apakah yang harus dilakukan masyarakat untuk mencegah dengue?
Sebenarnya, masyarakatlah adalah kunci dalam pencegahan Dengue.
Sebagaimana disebutkan di atas, pencegahan dengue sangat ditentukan oleh mencegah nyamuk Aedes aegypti menyebarkan dengue dari tempat berkembang biak didalam dan di sekitar rumah.
Setiap rumah dapat melakukan pencegahan dengan cara sangat sederhana yaitu mencegah adanya genangan air yang dapat menjadi tempat berkembang biak Aedes aegypti dengan mengalirkan air keluar dari berbagai wadah, dengan secara teratur mengganti air dan membersihkan vase bunga dan benda-benda lainnya, atau benda yang tak berguna dihancurkan/dibuang jauh-jauh.
Karena nyamuk tidak dapat terbang jauh, “pembersihan rumah” oleh semua anggota masyarakat akan meniadakan tempat berkembang biak nyamuk, sehingga mencegah
terjadinya dengue.
Strategi utama dalam mencegah dan mengendalikan dengue adalah “meniadakan sumbernya” atau meniadakan tempat berkembang biak nyamuk.
Dalam keadaan terjadi ledakan atau epidemi dengue, apa siasat kita?
Pencegahan tempat bersarangnya nyamuk tetap merupakan keutamaan. Namun untuk menghentikan atau memperlambat terjadinya penyebaran dapat dibantu dengan “thermal fogging” menggunakan mesin semprot (fogging). Dalam fogging kita dapat menggunakan insektisida yang mampu segera membunuh nyamuk dewasa.
Â
Jika fogging dilakukan setelah terjadinya epidemi, kegiatan ini sudah terlambat. Fogging akan efektif jika dilakukan setiap 3- 4 hari. Ini mahal dan memakan waktu banyak.
Karena itu upaya yang dilakukan oleh masyarakat, untuk masyarakat, untuk mencegah berkembang biaknya nyamuk akan jauh lebih murah dan efektif dari pada pemberantasan nyamuk (fogging) sewaktu timbul ledakan.
Sumber: W.H.O.

